Screen Shot 2021-11-02 at 09.12.13

Kemenkes Dukung Peningkatan Gizi Masyarakat Berbasis Kewirausahaan

Jakarta, 3 November 2021. Dalam kegiatan Kick – Off Event & Executive Keynote Berikanpreneur 2021 yang diadakan tanggal 2 November 2021 secara online, yang mengangkat tema “Berikan Wirausaha Muda Berkualitas”, Kepala Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, Ir. Doddy Izwardy, MA. menyebutkan, “Ketahanan pangan dan kecukupan gizi masyarakat berbasis protein ikan berkualitas dari Hidrolisat Protein Ikan menjadi unsur yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas nasional, perbaikan kualitas hidup masyarakat dan pemulihan kesehatan pasca pandemi.” Dan kemenkes saat ini tengah mengembangkan produk Ready to Use Therapeutic Food (RUTF) berbahan dasar protein ikan bekerja sama dengan Berikan Protein Initiative sebagai solusi untuk penyelesaian masalah stunting di Indonesia.
kemenkop11

KemenKopUKM: Kompetisi Bisnis Berikanpreneur 2021 Menciptakan Wirausahawan Muda

JAKARTA, jurnal-idn.com – Untuk meningkatkan inovasi anak muda berkualitas, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) berkontribusi pada Kick-Off Event & Executive Keynote yang diselenggarakan Berikan Protein Initiative dan Institut Pertanian Bogor melalui platform zoom.
Dengan tema “Berikan Wirausaha Muda Berkualitas” dikemas secara menarik dalam bentuk diskusi panelis bersama 8 kementerian, yaitu Kementrian/BRIN, KemenKopUKM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi serta Kantor Staf Presiden.
1635939785s

KemenkopUKM Dukung Berikanpreneur 2021 untuk Tingkatkan 1000 Wirausaha Baru

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Koperasi dan UKM tengah mendorong program inkubasi calon wirausahawan di lingkungan perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan guna mempersiapkan calon wirausahawan guna mendorong tingkat wirausaha di Indonesia.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah memaparkan, bahwa kedepannya, program Inkubasi ini diharapkan mampu menghasilkan banyak wirausahawan pemula. Saat ini, baru ada 11 universitas dan perguruan tinggi yang telah bergabung dalam program inkubasi wirausahawan ini.

Screen Shot 2021-11-02 at 09.47.38

Berikanpreneur 2021: Genjot Wirausaha, Kemenkop UKM Andalkan Program Inkubasi di Perguruan Tinggi

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Koperasi dan UKM tengah mendorong program inkubasi calon wirausahawan di lingkungan perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan guna mempersiapkan calon wirausahawan guna mendorong tingkat wirausaha di Indonesia.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah memaparkan, bahwa kedepannya, program Inkubasi ini diharapkan mampu menghasilkan banyak wirausahawan pemula. Saat ini, baru ada 11 universitas dan perguruan tinggi yang telah bergabung dalam program inkubasi wirausahawan ini.

webinar kick off

Berikanpreneur 2021: Peluang Kewirausahaan Sektor Perikanan Masih Terbuka Luas

JAKARTA, KOMPAS — Founder Berikan Protein Initiative, Yogie Arry, mengemukakan, Indonesia masih menghadapi masalah malnutrisi yang berdampak pada penurunan produktivitas manusia. Sejumlah satu dari tiga anak Indonesia mengidap tengkes, serta 10,2 persen anak balita tergolong kurus dan sangat kurus. Sementara itu, sejumlah satu dari tiga orang dewasa memiliki status obesitas atau kegemukan.

Kerugian yang ditimbulkan akibat malnutrisi di Indonesia ditaksir mencapai 5 miliar dollar AS per tahun atau 2-3 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Malnutrisi tidak hanya menurunkan produktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit. Pada tahun 2020, indeks pembangunan manusia tercatat hanya di peringkat ke-107 dari 189 negara.

”(Malnutrisi) ini sangat menyedihkan karena kita kehilangan produktivitas dari anak-anak atau orang muda yang seharusnya bisa mengangkat PDB. Kondisi ini menghambat pembangunan manusia Indonesia dan menimbulkan kemiskinan terstruktur,” ujar Yogie dalam Kick-Off Event & Executive Keynotes ”Berikan Wirausaha Muda Indonesia”, Selasa (2/11/2021).

lucky_hakim

Lucky Hakim Ingin Warga Indramayu Dapat Keuntungan Gizi dan Ekonomi dari Hasil Laut

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM — Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim meresmikan Gerakan ‘Berikan Protein’ bersamaan dengan Peringatan ke-61 Hari Nelayan tingkat Kabupaten Indramayu di Aula HPI Plant Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Selasa 6 April 2021.

Lucky Hakim menjelaskan, salah satu parameter kesejahteraan masyarakat adalah peningkatan status gizi masyarakat. Untuk itulah harus dilakukan berbagai upaya penanggulangan melalui berbagai sektor, salah satunya adalah pemanfaatan olahan hasil laut.

1937775707o

Luncurkan Gerakan Berikan Protein, Lucky Hakim: Sumber Daya Laut Indramayu Cukup Melimpah

Wakil Bupati IndramayuLucky Hakim, menyinggung sumber daya laut Indramayu yang cukup melimpah saat meluncurkan Gerakan Berikan Protein.

Dalam pernyataannya saat meluncurkan Gerakan Berikan Protein, Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim menuturkan cukup melimpahnya sumber daya laut Indramayu. Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim meluncurkan Gerakan Berikan Protein di momen Peringatan ke-61 Hari Nelayan Tingkat Kabupaten Indramayu, Selasa 6 April 2021.

Mengonsumsi ikan sejak adalah upaya meningkatkan gizi tersebut karena dianggap bisa membantu tumbuh kembang anak, mencegah stunting atau kekurangan gizi kronis, dan sebagainya. Kandungan ikan pun dianggap bisa meminimalisasi risiko penyakit gagal jantung, stroke, hingga autoimun (diserang sistem kekebalan tubuh sendiri).

tysasax

Wakil Bupati Indramayu Luncurkan Gerakan ‘Berikan Protein’

Indramayu – Sebagai upaya untuk meningkatkan status gizi masyarakat di Kabupaten Indramayu yang salah satunya melalui berbagai pemanfaatan olahan hasil laut, Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi meluncurkan Gerakan ‘Berikan Protein’. Peluncuran ini bersamaan dengan Peringatan ke-61 Hari Nelayan Tingkat Kabupaten Indramayu, Selasa (6/4/2021), di Aula HPI Plant Kecamatan Kandanghaur, Indramayu.

Dalam sambutannya seperti yang dirilis Diskominfo Indramayu, Lucky Hakim menjelaskan, salah satu parameter kesejahteraan masyarakat adalah peningkatan status gizi masyarakat, untuk itulah harus dilakukan berbagai upaya penanggulangan melalui berbagai sektor, salah satunya adalah pemanfaatan olahan hasil laut.

Menurut Lucky, Kabupaten Indramayu dengan panjang pantai 147 Km, memiliki potensi usaha penangkapan ikan di laut yang cukup besar dan tingkat pengelolaan sumber daya kelautan sangat potensial, Kabupaten Indramayu juga merupakan pemasok ikan di Jawa Barat sebanyak 40 persen.

IMG-20210408-WA0004 (2)

Gerakan Berikan Protein, Jadi Solusi Hidup Sehat

telusur.co.id – Peluncuran “Gerakan Berikan Protein” pada 6 April 2021 menjadi solusi gaya hidup sehat, sadar protein sekaligus sebagai upaya untuk hilirisasi hasil olahan perikanan.

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM bidang Ekonomi Kerakyatan Riza Damanik mengatakan, dunia sedang dihadapkan pada apa yang disebut triple malnutrition, yaitu kerawanan pangan, kekurangan gizi, dan kelebihan berat badan.

“Hilirisasi produk perikanan sebagaimana dihasilkan melalui proses hidrolisis protein ikan adalah cara kita menunaikan ikhtiar kebangsaan yakni mengurangi angka kemiskinan, menjaga keberlanjutan perikanan, dan menjamin asupan protein sehat untuk masyarakat,” kata Riza, Rabu (7/4/21).